Soal 1–10: Konsep Dasar Termokimia
1. Cabang ilmu kimia yang mempelajari kalor yang menyertai reaksi kimia disebut …
a. termodinamika
b. termokimia
c. kinetika kimia
d. elektrokimia
e. spektroskopi
Jawaban: b
2. Dalam termokimia, sistem adalah …
a. segala sesuatu di luar reaksi
b. zat-zat yang bereaksi dan produknya
c. wadah tempat reaksi
d. lingkungan sekitar reaksi
e. kalor yang dilepas
Jawaban: b
3. Reaksi eksoterm adalah reaksi yang …
a. membutuhkan kalor dari lingkungan
b. melepaskan kalor ke lingkungan
c. suhu sistem turun
d. ΔH positif
e. memutus ikatan lebih banyak daripada membentuk ikatan
Jawaban: b
4. Pada reaksi endoterm, pernyataan yang benar adalah …
a. lingkungan terasa panas
b. ΔH negatif
c. sistem menyerap kalor
d. terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan
e. entalpi produk lebih kecil dari entalpi reaktan
Jawaban: c
5. Lambang perubahan entalpi (ΔH) didefinisikan sebagai …
a. H produk – H reaktan
b. H reaktan – H produk
c. kalor yang diserap sistem pada tekanan tetap
d. kalor yang dilepas sistem pada volume tetap
e. energi dalam + kerja
Jawaban: a
6. Jika suatu reaksi memiliki ΔH = -100 kJ, maka reaksi tersebut …
a. endoterm, membutuhkan kalor 100 kJ
b. endoterm, melepas kalor 100 kJ
c. eksoterm, melepas kalor 100 kJ
d. eksoterm, menyerap kalor 100 kJ
e. tidak terjadi perubahan kalor
Jawaban: c
7. Satuan perubahan entalpi (ΔH) yang umum digunakan adalah …
a. joule atau kalori
b. newton
c. pascal
d. volt
e. mol
Jawaban: a
8. Persamaan termokimia harus menyertakan …
a. suhu reaksi
b. tekanan reaksi
c. perubahan entalpi dan wujud zat
d. katalis yang digunakan
e. volume wadah
Jawaban: c
9. Contoh reaksi eksoterm dalam kehidupan sehari-hari adalah …
a. fotosintesis
b. penguapan air
c. pembakaran bensin
d. peleburan es
e. memasak air
Jawaban: c
10. Contoh reaksi endoterm adalah …
a. respirasi
b. pembakaran kayu
c. reaksi antara logam Na dengan air
d. penguraian kalsium karbonat
e. reaksi netralisasi asam-basa
Jawaban: d
Soal 11–20: Perubahan Entalpi & Diagram Tingkat Energi
11. Diagram tingkat energi untuk reaksi eksoterm menunjukkan …
a. entalpi produk > entalpi reaktan
b. entalpi reaktan > entalpi produk
c. entalpi reaktan = entalpi produk
d. ΔH positif
e. energi aktivasi sangat besar
Jawaban: b
12. Jika ΔH reaksi = +50 kJ, maka pernyataan yang benar adalah …
a. reaksi melepas kalor 50 kJ
b. sistem kehilangan kalor
c. reaktan memiliki entalpi lebih rendah dari produk
d. reaktan memiliki entalpi lebih tinggi dari produk
e. suhu lingkungan meningkat
Jawaban: c
13. Persamaan termokimia:
Maka pernyataan yang tepat adalah …
a. pembentukan 1 mol CO₂ memerlukan kalor 393,5 kJ
b. penguraian 1 mol CO₂ melepas kalor 393,5 kJ
c. pembakaran 1 mol C melepas kalor 393,5 kJ
d. reaksi bersifat endoterm
e. ΔH positif
Jawaban: c
14. Reaksi:
Kalor yang dilepas pada pembakaran 4 gram H₂ (Ar H=1) adalah …
a. 286 kJ
b. 572 kJ
c. 1144 kJ
d. 143 kJ
e. 2860 kJ
Jawaban: b (4 g H₂ = 2 mol → 2 × (-286) = -572 kJ → melepas 572 kJ)
15. Jika diketahui:
Maka ΔH untuk reaksi: adalah …
a. +286 kJ
b. -286 kJ
c. +572 kJ
d. -572 kJ
e. +1144 kJ
Jawaban: a (reaksi dibalik dan dikalikan ½ → ΔH = +286 kJ)
16. Pada reaksi:
Maka reaksi memiliki ΔH sebesar …
a. +x
b. -x
c. 0
d. +2x
e. -2x
Jawaban: b
17. Jika reaksi:
Maka reaksi memiliki ΔH = …
a. -10 kJ
b. -20 kJ
c. -40 kJ
d. +40 kJ
e. +20 kJ
Jawaban: c (ΔH dikalikan 2)
18. Diagram tingkat energi untuk reaksi endoterm menunjukkan …
a. anak panah ΔH ke bawah
b. ΔH bertanda negatif
c. entalpi produk di atas entalpi reaktan
d. entalpi produk di bawah entalpi reaktan
e. tidak terjadi perubahan entalpi
Jawaban: c
19. Besarnya perubahan entalpi reaksi tidak bergantung pada …
a. wujud zat
b. suhu
c. tekanan
d. jumlah zat
e. jalannya reaksi (cara reaksi)
Jawaban: e (Hukum Hess)
20. Reaksi penguraian standar adalah reaksi penguraian 1 mol senyawa menjadi …
a. unsur-unsurnya dalam bentuk standar
b. unsur-unsurnya dalam bentuk gas
c. unsur-unsurnya dalam bentuk cair
d. unsur-unsurnya dalam bentuk padat
e. unsur-unsurnya dalam bentuk molekul diatomik
Jawaban: a
Soal 21–30: Hukum Hess
21. Hukum Hess menyatakan bahwa perubahan entalpi reaksi …
a. tergantung pada suhu awal dan akhir
b. tergantung pada jumlah tahap reaksi
c. hanya tergantung pada keadaan awal dan akhir, tidak tergantung pada jalannya reaksi
d. tergantung pada katalis yang digunakan
e. tergantung pada tekanan
Jawaban: c
22. Diketahui:
(1)
(2)
Maka ΔH untuk adalah …
a. -495 kJ
b. -396 kJ
c. -198 kJ
d. +396 kJ
e. +495 kJ
Jawaban: b (reaksi 1 + ½×reaksi 2 = -297 + (-99) = -396 kJ)
23. Diketahui:
Maka ΔH untuk adalah …
a. +110,5 kJ
b. -110,5 kJ
c. +221 kJ
d. -221 kJ
e. -393,5 kJ
Jawaban: b (½ × [reaksi 1 - ½ reaksi 2]? Cek: reaksi 1: C+O₂→CO₂ ΔH=-393,5; reaksi 2: 2CO+O₂→2CO₂ ΔH=-566. Target: C+½O₂→CO. Gunakan: reaksi 1 - ½ reaksi 2: (C+O₂→CO₂) - (CO+½O₂→CO₂) = C+½O₂→CO. ΔH = -393,5 - (-283) = -110,5 kJ)
24. Diketahui:
Maka ΔH untuk adalah …
a. +66 kJ
b. -66 kJ
c. +294 kJ
d. -294 kJ
e. +114 kJ
Jawaban: a (reaksi 2 + reaksi 1 = (+180) + (-114) = +66 kJ)
25. Diketahui:
Maka ΔH pembentukan C₂H₅OH(l) adalah …
a. +277 kJ
b. -277 kJ
c. +1367 kJ
d. -1367 kJ
e. +851 kJ
Jawaban: a (reaksi target: 2C + 3H₂ + ½O₂ → C₂H₅OH; ΔH = [2×(-393,5) + 3×(-286)] - (-1367) = (-787 -858) +1367 = -1645+1367 = -278? mendekati -277 kJ. Seharusnya -277, tapi opsi a +277? cek perhitungan: 2C+3H₂+½O₂→C₂H₅OH adalah kebalikan dari penguraian? Sebenarnya ΔHf° C₂H₅OH = -277 kJ/mol. Maka jawaban b (-277 kJ). Tapi di opsi a +277, b -277. Maka b)
26. Keuntungan menggunakan Hukum Hess adalah …
a. dapat menentukan ΔH reaksi yang sulit diukur langsung
b. mempercepat reaksi
c. mengubah arah reaksi
d. menaikkan suhu reaksi
e. menurunkan energi aktivasi
Jawaban: a
27. Diketahui siklus Hess:
Maka hubungan yang benar adalah …
a. ΔH₃ = ΔH₁ + ΔH₂
b. ΔH₃ = ΔH₁ - ΔH₂
c. ΔH₃ = ΔH₂ - ΔH₁
d. ΔH₁ = ΔH₂ + ΔH₃
e. ΔH₂ = ΔH₁ + ΔH₃
Jawaban: a
28. Reaksi:
Maka ΔH penguraian standar NO₂ adalah …
a. +66 kJ/mol
b. -66 kJ/mol
c. +33 kJ/mol
d. -33 kJ/mol
e. +132 kJ/mol
Jawaban: d (penguraian 2NO₂ → N₂+2O₂ ΔH = -66 kJ untuk 2 mol, maka per mol = -33 kJ)
29. Diketahui:
Maka ΔH pembentukan NH₃ adalah …
a. -92 kJ/mol
b. +92 kJ/mol
c. -46 kJ/mol
d. +46 kJ/mol
e. -184 kJ/mol
Jawaban: c (pembentukan 2 mol NH₃ = -92 kJ, maka 1 mol = -46 kJ)
30. Manakah yang tidak dapat ditentukan dengan Hukum Hess?
a. ΔH pembakaran
b. ΔH reaksi yang berlangsung lambat
c. ΔH reaksi yang melibatkan senyawa tidak stabil
d. ΔH reaksi pada suhu tetap
e. ΔH reaksi yang berlangsung eksplosif
Jawaban: d (semua bisa, Hukum Hess bebas suhu selama data diketahui pada suhu yang sama)
Soal 31–40: Entalpi Pembentukan & Pembakaran
31. Entalpi pembentukan standar (ΔHf°) suatu unsur dalam bentuk paling stabil adalah …
a. 0
b. +1 kJ
c. -1 kJ
d. tidak terdefinisi
e. bergantung pada suhu
Jawaban: a
32. Di bawah ini yang memiliki ΔHf° = 0 pada 25°C adalah …
a. O₂(g)
b. O₃(g)
c. H₂O(l)
d. CO₂(g)
e. C(diamond)
Jawaban: a
33. Diketahui ΔHf° CO₂(g) = -393,5 kJ/mol. Maka ΔH reaksi: adalah …
a. 0
b. +393,5 kJ
c. -393,5 kJ
d. +196,75 kJ
e. -196,75 kJ
Jawaban: c
34. Diketahui ΔHf° H₂O(l) = -286 kJ/mol, ΔHf° CO₂(g) = -393,5 kJ/mol, ΔHf° C₂H₅OH(l) = -277 kJ/mol. Maka ΔH pembakaran C₂H₅OH(l) adalah …
a. +1367 kJ
b. -1367 kJ
c. +277 kJ
d. -277 kJ
e. +393,5 kJ
Jawaban: b (ΔHc = [2(-393,5) + 3(-286)] - (-277) = (-787 -858) +277 = -1645 +277 = -1368 kJ ~ -1367 kJ)
35. Kalor yang dilepaskan pada pembakaran 1 mol metana (CH₄) menurut reaksi: , jika diketahui ΔHf° CH₄ = -74,8 kJ/mol, ΔHf° CO₂ = -393,5 kJ/mol, ΔHf° H₂O(l) = -286 kJ/mol adalah …
a. -890,1 kJ
b. +890,1 kJ
c. -604,7 kJ
d. +604,7 kJ
e. -965,3 kJ
Jawaban: a (ΔH = [(-393,5)+2(-286)] - [(-74,8)+0] = (-393,5-572) +74,8 = -965,5+74,8 = -890,7 kJ ~ -890,1 kJ)
36. Jika ΔHf° C₂H₂(g) = +227 kJ/mol, maka ΔH penguraian C₂H₂(g) menjadi unsur-unsurnya adalah …
a. +227 kJ
b. -227 kJ
c. +113,5 kJ
d. -113,5 kJ
e. 0
Jawaban: b (penguraian = - ΔH pembentukan)
37. Kalor pembakaran standar (ΔHc°) didefinisikan sebagai …
a. kalor yang dilepas pada pembakaran sempurna 1 mol zat
b. kalor yang diserap pada pembakaran 1 gram zat
c. kalor pembentukan produk pembakaran
d. kalor yang diperlukan untuk membakar zat
e. kalor reaksi netralisasi
Jawaban: a
38. Senyawa yang memiliki ΔHf° positif biasanya bersifat …
a. stabil
b. tidak stabil
c. eksoterm
d. mudah terbakar
e. netral
Jawaban: b
39. Diketahui ΔHf° H₂O(g) = -242 kJ/mol, ΔHf° H₂O(l) = -286 kJ/mol. Maka ΔH penguapan air adalah …
a. +44 kJ/mol
b. -44 kJ/mol
c. +528 kJ/mol
d. -528 kJ/mol
e. 0
Jawaban: a (H₂O(l) → H₂O(g) ΔH = -242 - (-286) = +44 kJ)
40. Manakah pernyataan yang benar tentang ΔHf°?
a. ΔHf° O₃(g) = 0
b. ΔHf° C(diamond) = 0
c. ΔHf° C(graphite) = 0
d. ΔHf° H₂O(l) = 0
e. ΔHf° Na(s) = 0 untuk bentuk logam cair
Jawaban: c
Soal 41–50: Energi Ikatan & Kalorimetri
41. Energi ikatan rata-rata adalah …
a. energi untuk memutus 1 mol ikatan dalam molekul gas menjadi atom-atom gas
b. energi untuk membentuk 1 mol ikatan
c. kalor yang dilepas saat atom bergabung
d. energi aktivasi reaksi
e. perubahan entalpi pembentukan
Jawaban: a
42. Diketahui energi ikatan (kJ/mol):
H-H = 436, Cl-Cl = 242, H-Cl = 431.
Maka ΔH reaksi: adalah …
a. +184 kJ
b. -184 kJ
c. +248 kJ
d. -248 kJ
e. -92 kJ
Jawaban: b (ΔH = (436+242) - 2×431 = 678 - 862 = -184 kJ)
43. Jika energi ikatan C-H = 413 kJ/mol, C=C = 614 kJ/mol, H-H = 436 kJ/mol, C-C = 348 kJ/mol, maka ΔH reaksi: adalah …
a. +125 kJ
b. -125 kJ
c. +288 kJ
d. -288 kJ
e. +413 kJ
Jawaban: b (reaktan: 4 C-H + C=C + H-H; produk: 6 C-H + C-C. Selisih = [(4×413)+614+436] - [(6×413)+348] = (1652+614+436) - (2478+348) = 2702 - 2826 = -124 kJ ~ -125 kJ)
44. Kalorimetri adalah teknik untuk mengukur …
a. suhu reaksi
b. tekanan reaksi
c. kalor yang menyertai reaksi
d. laju reaksi
e. konsentrasi zat
Jawaban: c
45. Jika 100 mL air dinaikkan suhunya dari 25°C menjadi 35°C, kalor yang diserap air adalah … (c air = 4,2 J/g°C, ρ air = 1 g/mL)
a. 420 J
b. 4200 J
c. 42 kJ
d. 4,2 kJ
e. 420 kJ
Jawaban: b (Q = m.c.ΔT = 100×4,2×10 = 4200 J)
46. Dalam kalorimeter, reaksi eksoterm akan menyebabkan suhu …
a. naik
b. turun
c. tetap
d. tidak terukur
e. naik kemudian turun
Jawaban: a
47. Jika 50 mL HCl 1 M direaksikan dengan 50 mL NaOH 1 M dalam kalorimeter, suhu naik 5°C. kapasitas kalor kalorimeter diabaikan, c larutan = 4,2 J/g°C. Maka ΔH netralisasi adalah … (massa larutan = 100 g)
a. -42 kJ/mol
b. +42 kJ/mol
c. -84 kJ/mol
d. +84 kJ/mol
e. -21 kJ/mol
Jawaban: a (Q = 100×4,2×5 = 2100 J = 2,1 kJ untuk 0,05 mol → ΔH = -2,1/0,05 = -42 kJ/mol)
48. Semakin besar energi ikatan suatu molekul, maka molekul tersebut …
a. semakin reaktif
b. semakin stabil
c. semakin mudah terurai
d. memiliki titik didih rendah
e. mudah terbakar
Jawaban: b
49. Reaksi pemutusan ikatan selalu bersifat …
a. eksoterm
b. endoterm
c. tidak memerlukan kalor
d. melepas kalor
e. spontan
Jawaban: b
50. Diketahui energi ikatan:
N≡N = 945 kJ/mol, H-H = 436 kJ/mol, N-H = 391 kJ/mol.
Maka ΔH pembentukan 2 mol NH₃ adalah …
a. +93 kJ
b. -93 kJ
c. +186 kJ
d. -186 kJ
e. +46,5 kJ
Jawaban: b (Reaksi: N₂+3H₂→2NH₃; ΔH = (945 + 3×436) - 6×391 = (945+1308) - 2346 = 2253 - 2346 = -93 kJ untuk 2 mol NH₃)
إرسال تعليق