Berikut adalah 50 soal pilihan ganda (5 opsi a–e) beserta jawabannya untuk materi Laju Reaksi (Kimia SMA kelas XI)

Soal 1–10: Konsep Dasar Laju Reaksi & Teori Tumbukan

1. Laju reaksi didefinisikan sebagai …
a. perubahan konsentrasi produk per satuan waktu
b. perubahan konsentrasi reaktan per satuan waktu
c. perubahan suhu per satuan waktu
d. perubahan volume per satuan waktu
e. perubahan tekanan per satuan waktu

Jawaban: a (atau b, tergantung sudut pandang – umumnya: berkurangnya reaktan atau bertambahnya produk per satuan waktu; dalam soal ini ambil a sebagai yang paling sering dipakai: laju = +Δ[produk]/Δt)


2. Satuan laju reaksi yang umum digunakan adalah …
a. mol L⁻¹ s⁻¹
b. mol s⁻¹
c. L mol⁻¹ s⁻¹
d. mol L⁻² s⁻¹
e. s⁻¹

Jawaban: a


3. Menurut teori tumbukan, suatu reaksi dapat terjadi jika …
a. partikel bertumbukan dengan orientasi sembarang
b. energi partikel kurang dari energi aktivasi
c. partikel bertumbukan dengan energi minimum dan orientasi tepat
d. partikel saling menjauh
e. suhu sangat rendah

Jawaban: c


4. Faktor yang tidak mempengaruhi laju reaksi adalah …
a. suhu
b. konsentrasi
c. luas permukaan
d. katalis
e. massa atom relatif

Jawaban: e


5. Energi aktivasi adalah …
a. energi rata-rata partikel
b. energi minimum yang diperlukan agar reaksi berlangsung
c. energi yang dilepaskan saat reaksi eksoterm
d. energi ikatan
e. energi kinetik total

Jawaban: b


6. Semakin tinggi suhu, laju reaksi semakin cepat karena …
a. energi aktivasi berkurang
b. frekuensi tumbukan efektif meningkat
c. konsentrasi reaktan bertambah
d. luas permukaan bertambah
e. katalis bekerja lebih aktif

Jawaban: b


7. Pada reaksi A + B → C, laju reaksi dapat dinyatakan sebagai …
a. –Δ[A]/Δt
b. +Δ[A]/Δt
c. –Δ[C]/Δt
d. +Δ[B]/Δt
e. –Δ[C]/Δt

Jawaban: a


8. Dalam teori tumbukan, katalis mempercepat reaksi dengan cara …
a. menaikkan suhu
b. menurunkan energi aktivasi
c. memperbesar konsentrasi
d. memperkecil luas permukaan
e. mengubah orientasi tumbukan

Jawaban: b


9. Tumbukan yang menghasilkan reaksi disebut tumbukan …
a. sempurna
b. lenting sempurna
c. efektif
d. tidak lenting
e. elastis

Jawaban: c


10. Faktor yang paling berpengaruh pada reaksi heterogen antara padatan dan larutan adalah …
a. suhu
b. luas permukaan padatan
c. konsentrasi larutan
d. tekanan
e. katalis

Jawaban: b


Soal 11–20: Persamaan Laju & Orde Reaksi

11. Suatu reaksi mempunyai persamaan laju v = k [A]²[B]. Orde total reaksi tersebut adalah …
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 0

Jawaban: c


12. Jika laju reaksi tidak dipengaruhi oleh konsentrasi reaktan, maka orde reaksinya adalah …
a. 0
b. 1
c. 2
d. -1
e. ½

Jawaban: a


13. Dari data percobaan: [A] tetap, [B] digandakan → laju menjadi 4× lebih cepat. Orde reaksi terhadap B adalah …
a. 0
b. 1
c. 2
d. 3
e. ½

Jawaban: c


14. Untuk reaksi 2NO + O₂ → 2NO₂, diketahui persamaan laju v = k[NO]²[O₂]. Jika [NO] diperbesar 2× dan [O₂] diperbesar 2×, maka laju menjadi … kali semula.
a. 2
b. 4
c. 6
d. 8
e. 16

Jawaban: d (2² × 2 = 8)


15. Orde reaksi dapat ditentukan melalui …
a. koefisien reaksi
b. percobaan dengan mengubah konsentrasi awal
c. suhu reaksi
d. jenis katalis
e. waktu paruh

Jawaban: b


16. Satuan tetapan laju reaksi (k) untuk reaksi orde 1 adalah …
a. mol L⁻¹ s⁻¹
b. s⁻¹
c. L mol⁻¹ s⁻¹
d. L² mol⁻² s⁻¹
e. mol² L⁻² s⁻¹

Jawaban: b


17. Reaksi orde 0 terhadap A, jika [A] dinaikkan 3×, maka laju reaksi menjadi …
a. 3×
b. 9×
c. 1× (tetap)
d. ⅓×
e. 6×

Jawaban: c


18. Diketahui v = k[A][B]². Jika [A] dan [B] masing-masing diperbesar 2×, maka laju menjadi …
a. 2×
b. 4×
c. 6×
d. 8×
e. 16×

Jawaban: d (2 × 2² = 8)


19. Untuk menentukan orde reaksi terhadap suatu pereaksi, data yang diperlukan adalah …
a. perubahan suhu
b. perubahan konsentrasi pereaksi itu terhadap laju
c. perubahan katalis
d. perubahan tekanan
e. perubahan volume

Jawaban: b


20. Pada reaksi: 2N₂O₅ → 4NO₂ + O₂, laju penguraian N₂O₅ = 0,2 M/s. Laju pembentukan O₂ adalah …
a. 0,1 M/s
b. 0,2 M/s
c. 0,4 M/s
d. 0,8 M/s
e. 1,0 M/s

Jawaban: a (koef O₂ / koef N₂O₅ × laju N₂O₅ = 1/2 × 0,2 = 0,1)


Soal 21–30: Faktor-faktor Mempengaruhi Laju Reaksi

21. Serbuk Mg bereaksi lebih cepat dengan HCl dibandingkan batangan Mg karena …
a. suhu lebih tinggi
b. konsentrasi HCl lebih besar
c. luas permukaan lebih besar
d. energi aktivasi lebih kecil
e. katalis terbentuk

Jawaban: c


22. Kenaikan suhu 10°C umumnya mempercepat laju reaksi menjadi … kali.
a. 0,5
b. 1
c. 2–3
d. 5–10
e. 100

Jawaban: c


23. Dalam reaksi fiksasi nitrogen, katalis digunakan untuk …
a. menurunkan suhu
b. memperbesar luas permukaan
c. menurunkan energi aktivasi
d. memperkecil konsentrasi
e. mengubah orde reaksi

Jawaban: c


24. Semakin besar konsentrasi pereaksi, laju reaksi semakin cepat karena …
a. energi aktivasi berkurang
b. frekuensi tumbukan meningkat
c. suhu meningkat
d. luas permukaan bertambah
e. katalis aktif

Jawaban: b


25. Pada reaksi antara padatan CaCO₃ dengan HCl, serbuk CaCO₃ lebih cepat habis daripada butiran karena …
a. lebih banyak partikel yang bertumbukan
b. suhu lebih tinggi
c. konsentrasi HCl lebih besar
d. tekanan lebih besar
e. katalis terbentuk

Jawaban: a


26. Katalis negatif (inhibitor) berfungsi …
a. mempercepat reaksi
b. memperlambat reaksi
c. menaikkan energi aktivasi
d. menurunkan suhu
e. memperbesar luas permukaan

Jawaban: b (atau c, tergantung definisi; secara umum inhibitor memperlambat dengan menaikkan Ea)


27. Gas oksigen bereaksi lebih cepat dengan serbuk besi daripada dengan lempeng besi karena …
a. oksigen murni
b. luas permukaan besi lebih besar
c. suhu lebih tinggi
d. tekanan lebih tinggi
e. katalis

Jawaban: b


28. Memperbesar tekanan pada reaksi gas akan mempercepat laju jika …
a. volume tetap
b. suhu tetap
c. konsentrasi gas bertambah
d. energi aktivasi naik
e. orde reaksi nol

Jawaban: c


29. Manakah yang paling cepat bereaksi dengan HCl 1 M pada suhu 30°C?
a. 1 gram serbuk Zn
b. 1 gram butiran Zn
c. 1 gram lempeng Zn
d. 1 gram batangan Zn
e. 1 gram Zn padat

Jawaban: a


30. Lampu petromaks menggunakan katalis untuk …
a. menaikkan suhu
b. memperbesar luas permukaan
c. menurunkan energi aktivasi pembakaran
d. menaikkan konsentrasi bahan bakar
e. mengubah orde reaksi

Jawaban: c


Soal 31–40: Grafik & Perhitungan Laju

31. Grafik konsentrasi produk terhadap waktu pada reaksi cepat akan menunjukkan …
a. kurva landai
b. garis lurus mendatar
c. kurva curam naik
d. garis lurus turun
e. kurva turun

Jawaban: c


32. Pada reaksi orde 1, grafik ln[A] terhadap waktu berbentuk …
a. parabola
b. garis lurus dengan slope negatif
c. garis lurus dengan slope positif
d. hiperbola
e. eksponensial naik

Jawaban: b


33. Waktu paruh reaksi orde 1 …
a. bergantung pada konsentrasi awal
b. tidak bergantung pada konsentrasi awal
c. bergantung pada suhu saja
d. bergantung pada katalis
e. selalu tetap untuk semua reaksi

Jawaban: b


34. Dari grafik [reaktan] vs waktu, laju reaksi pada t = 0 dapat ditentukan dari …
a. slope kurva di t besar
b. slope kurva di t = 0
c. luas di bawah kurva
d. nilai [reaktan] akhir
e. nilai [produk] awal

Jawaban: b


35. Jika laju reaksi = 0,05 M/s dan konsentrasi awal = 0,5 M, waktu yang diperlukan hingga habis (orde 0) adalah …
a. 10 s
b. 20 s
c. 5 s
d. 0,1 s
e. 0,01 s

Jawaban: a (0,5 / 0,05 = 10)


36. Untuk reaksi orde 1 dengan k = 0,693 s⁻¹, waktu paruhnya adalah …
a. 0,5 s
b. 1 s
c. 1,5 s
d. 2 s
e. 3 s

Jawaban: b (t½ = 0,693/k = 0,693/0,693 = 1)


37. Grafik laju reaksi vs konsentrasi (orde 2) berbentuk …
a. garis lurus melalui origin
b. parabola
c. garis lurus sejajar sumbu x
d. kurva eksponensial
e. hiperbola

Jawaban: b (v = k[A]², bentuk parabola)


38. Suatu reaksi memiliki t½ = 10 menit (orde 1). Setelah 30 menit, fraksi reaktan yang tersisa adalah …
a. 1/2
b. 1/4
c. 1/8
d. 1/16
e. 1/32

Jawaban: c (3× waktu paruh → (1/2)³ = 1/8)


39. Pada reaksi orde 0, grafik [A] vs waktu berbentuk …
a. garis lurus horizontal
b. garis lurus menurun
c. garis lurus naik
d. kurva menurun
e. kurva naik

Jawaban: b


40. Laju reaksi rata-rata antara t₁ dan t₂ dihitung dengan …
a. (Δ[P])/(Δt) pada selang tersebut
b. laju awal
c. laju akhir
d. laju maksimum
e. laju minimum

Jawaban: a


Soal 41–50: Campuran & Aplikasi

41. Dalam reaksi pembusukan makanan, laju reaksi dapat diperlambat dengan …
a. menaikkan suhu
b. menambah air
c. mendinginkan (menurunkan suhu)
d. memperbesar permukaan
e. menambah katalis

Jawaban: c


42. Reaksi antara 2 gram pualam (CaCO₃) dengan HCl 1 M paling cepat jika pualam berbentuk …
a. serbuk halus
b. butiran kasar
c. lempengan
d. bongkahan
e. balok besar

Jawaban: a


43. Pada reaksi eksoterm, kenaikan suhu akan …
a. memperlambat reaksi
b. mempercepat reaksi maju dan balik
c. hanya mempercepat reaksi maju
d. hanya mempercepat reaksi balik
e. tidak mempengaruhi

Jawaban: b (mempercepat kedua arah, tetapi kesetimbangan bergeser ke endoterm)


44. Katalis enzim dalam tubuh manusia bekerja optimal pada suhu …
a. 0°C
b. 37°C
c. 100°C
d. 25°C
e. −10°C

Jawaban: b


45. Reaksi orde 1 memiliki tetapan laju 0,1 menit⁻¹. Jika [A] awal = 1 M, maka [A] setelah 10 menit adalah … (e⁻¹≈ 0,368)
a. 0,368 M
b. 0,5 M
c. 0,736 M
d. 0,264 M
e. 0,1 M

Jawaban: a ([A] = [A]₀ e^{-kt} = 1 × e^{-1} = 0,368)


46. Dalam reaksi fotosintesis, faktor yang menentukan laju adalah …
a. suhu
b. intensitas cahaya
c. konsentrasi CO₂
d. semua di atas
e. hanya konsentrasi air

Jawaban: d


47. Suatu reaksi, jika suhu dinaikkan dari 25°C ke 45°C, laju menjadi 4× lebih cepat. Kenaikan suhu 10°C membuat laju …×.
a. 2
b. 3
c. 4
d. 1,5
e. 2,5

Jawaban: a (45-25=20°C → naik 2×10°C → 4× → setiap 10°C = 2×)


48. Dari data:
[A] = 0,1 M → v = 0,2 M/s
[A] = 0,2 M → v = 0,8 M/s
Orde terhadap A adalah …
a. 0
b. 1
c. 2
d. 3
e. ½

Jawaban: c (0,8/0,2 = 4 = (0,2/0,1)ⁿ → 2ⁿ=4 → n=2)


49. Jika suatu reaksi memiliki orde 0 terhadap A, maka …
a. laju sebanding dengan [A]²
b. laju sebanding dengan 1/[A]
c. laju tetap meskipun [A] berubah
d. laju berbanding terbalik dengan [A]
e. laju = 0

Jawaban: c


50. Gas H₂ dan I₂ bereaksi membentuk HI. Persamaan lajunya v = k[H₂][I₂]. Pernyataan benar:
a. orde total 2
b. orde terhadap H₂ = 2
c. orde terhadap I₂ = 0
d. katalis diperlukan
e. tidak dipengaruhi suhu

Jawaban: a 

Post a Comment

Previous Post Next Post